Selangkah lagi |
|
David Sigalingging, S.Pd |
Jantungku masih berdetak kencang saat aku teringat akan dirimu.
Wajahmu, senyumanmu, tawamu, gerakamu, aroma tubuhmu semua masih terasa sama
saat kita bersama dulu.
Apa sebenarnya yang engkau takutkan jika tetap bersamaku?
Kalau begitu, bagaimana bisa engkau bercinta jika takut terjatuh?
Kau tahu, setiap waktu yang kita jalani, tiap jamnya, tiap harinya sudah kita lalui.
Jika saja engkau bertahan sebentar lagi, satu langkah lagi lebih dekat.
Aku harus berani, aku tidak akan membiarkan semua tentangmu dirampas oleh waktu.
Aku akan menahan derita rindu ini
Aku akan menunggumu seribu tahun.
Aku akan mencintaimu seribu tahun lagi.
0 komentar:
Posting Komentar
Komentari