SEMANGAT PRIBADI UNTUK (BERSIKAP) MANDIRI
OLEH
DAVID SIGALINGGING, SPd.
Semangat dalam KBBI adalah “seluruh kehidupan manusia, perasaan hati, gairah batin”. Seluruh kehidupan manusia itu tidak terbatas pengertiannya. Hasil panen lahan pertanian kita adalah kehidupan kita, motivasi, keinginan, sikap, kekayaan, ilmu , dan semua hal yang mampu engkau sebutkan adalah kehidupanmu.
Pribadi dalam KBBI adalah “manusia sebagai perseorangan; keadaan manusia sebagai perseorangan; keseluruhan sifat-sifat yang merupakan watak orang”. Tanggapan yang engkau buat berdasarkan perasaanmu adalah pribadimu, dan semua hal yang engkau katakan sebagai yang baik yang asalnya dari perasaanmu adalah pribadimu.
Semangat pribadi adalah motif yang di nilai seseorang berguna dan sesuai baginya dan dijadikan menjadi alasan bagimu untuk berhasil dan lebih baik dari orang lain. Keinginan untuk menjadi lebih baik dari orang lain ini mungkin saja disebabkan oleh rasa iri, dendam, benci, rasa sayang, bahkan kecintaanmu terhadap sesuatu. Hal itu masih dimaklumkan selagi rasa iri, dendam, dan benci itu berada dibenakmu.
Setiap keinginan selalu diatas kemampuan, orang biasanya menginginkan sesuatu yang sulit ia capai tetapi masih mungkin dan masih dalam batasan kemampuannya. Tetapi jangan takut memiliki keinginan yang mustahil, inginkan yang besar dan tumbuhkan kemampuan untuk meraihnya. Ciri-ciri orang yang memilki semangat pribadi, antara lain:
- Melakukan sendiri pekerjaan-pekerjaan, tidak menunggu semangat dari menejer.
- Memiliki banyak energi yang dapat dibagikan kepada orang lain, termasuk membantu orang lain dalam perkerjaan dan kesulitan memecahkan masalah.
- Melakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya sesuai prosedur yang berlaku dan mendapatkan hasil yang membanggakan orang lain yang dekat dengan dia.
- Memiliki cukup ketabahan,
- Memiliki rasa iri atau cemburu yang wajar, dan
- Selalu menginginkan yang lebih baik.
Semua ciri diatas adalah sebagian contoh dari seseorang yang memiliki semangat pribadi. Melakukan sendiri pekerjaan-pekerjaan kadang mengalami kesulitan tetapi dari perilaku itu kita mendapatkan sedikit keuntungan, karena ide untuk melakukan sendiri pekerjaan-pekerjaan datang dari dalam diri kita. Kita pernah mendengar kata motivasi, “berhasil karena terpaksa” dimana hal ini berlawanan dengan yang semangat pribadi yang kita bahas saat ini atau motivasi-motivasi lain yang memberikan kita semangat. Itu semua memiliki keuntungan tersendiri bagi kita selagi kita gunakan, tetapi yang terpenting adalah keyakinan yang dimiliki seseorang untuk mengurutkan mereka dalam kronologis senjata ampuh yang kita gunakan sebagai alat memecahkan kelemahan.
Mudah-mudahan catatan kecil ini mampu membuka pemikiran kritis anda dalam memecahkan masalah dengan lebih kreatif lagi. Karena masalah itu selalu datang bergantian dan beurut mulai dari yang ringan sampai yang berat yang pada akhirnya menjadikan kita pribadi terkuat. Amin
0 komentar:
Posting Komentar
Komentari